Penelitian Ini Menggunakan Metode Deskriptif Kuantitatif

5 Saham Blue Chip Indonesia Terbaik 2020 2019 (Buat Investasi Pemula)Penelitian ini bertujuan untuk melihat statistik kinerja keuangan, nilai saham dan keputusan investasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive, melalui kriteria perusahaan konstruksi yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah, dan secara konsisten membayar dividen dari tahun 2017-2019. Melalui analisis fundamental melalui perhitungan manual dengan rasio keuangan TATO, ROE, EPS, CR, DER,DPR dan pengambilan keputusan melalui metode Price Earning Ratio (PER), dan Price Book Value (PBV). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, melalui metode PER dengan membandingkan nilai intrinsik saham dengan harga pasar, kondisi harga saham ADHI, PBSA, TOTL, dan WIKA dalam kondisi undervalued (murah) artinya keempat saham perusahaan tersebut masih layak beli atau tetap dipertahankan oleh investor. Melaui metode PBV dengan nilai bukunya, diperoleh terdapat dua perusahaan berada dalam kondisi undervalued (murah) yaitu saham ADHI tepatnya pada tahun 2019, hal ini dikarenakan dampak dari ekonomi global, sehingga keputusan investasinya membeli saham tersebut. Saham WIKA pada tahun 2018 berada dalam kondisi undervalued (murah) hal ini dikarenakan kondisi market yang berlangsung cenderung mengalami penurunan, maka keputusan yang diambil yaitu membelinya. Saham PBSA dan TOTL berada dalam kondisi overvaluaed (mahal), kedua saham perusahaan tersebut dihargai mahal jika dilihat dari nilai bukunya. Sehingga keputusan investasi yang tepat yaitu menjual saham tersebut.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url